RSUD Dr. Soeroto Ngawi keberadaanya telah dimulai sejak zaman penjajahan Belanda pada tahun 1915 sebagai balai pengobatan. Kemudian pada tahun 1944 direhabilitasi menjadi suatu rumah sakit yang diprakarsai oleh Dr. Soeroto.

Adapun susunan direktur RSUD Dr. Soeroto Ngawi semenjak didirikan sebagai balai pengobatan sampai saat ini dari catatan yang ada adalah sebagai berikut :

Dr. Jemblug  (1915-1919)
Dr. Hoege Ride  (1919-1922)
Dr. Luiter  (1922-1925)
Dr. Dicky M  (1925-1927)
Dr. Moch Anwar  (1927-1932)
Dr. Johnker  (1932-1934)
Dr. Budi Songkosoemo  (1934-1937)
Dr. Marsetyo  (1937-1940)
Dr. Hardadi  (1940-1944)
Dr. Soeroto  (1944-1949, Didirikan sebagai rumah sakit umum daerah)
Dr. Soemarsono  (1951-1955)
Dr. Margen Telle  (1955-1956)
Dr. Kwee Tik Yu  (1956-1957)
Dr. Tedjo Wibowo  (1957-1963)
Dr. Wijono Soetardjo  (1963-1966)
Dr. Roesman  (1966-1970)
Dr. Tanadi Mapulu  (1970-1975)
Dr. Ismoehadi  (1975-1978)
Dr. Bambang Soetjipto  (1978-1979)
Dr. Soepartono  (1979-1981)
Dr. Soetardjo  (1981-1985)
Dr. Soebekti  (1985-1987)
Dr. Soedarsono  (1988-1994)
Dr. Siradjul Munir  (1994-1999)
Dr. Maryo Miharya Saputra, MS  (1999-2004)
Drg. H. Hendro Wahyudiono  (2004 s/d Agustus 2011)
Dr. Gani Supadman, Sp.THT  (Plt. September s/d Desember 2011)
Dr. Puji Rusdiarto Adi (Januari s/d September 2012)
Dr. Pujiono  (Oktober 2012 s/d 2018)
Dr. Yudono, MM. Kes. (2018 s/d 2020)
Dr. Agus Priyambodo, M.MKes (2020 s/d sekarang)

 

Kepemilikan, Luas Lahan, dan Bangunan

RSUD Ngawi memiliki luas 51.327 m2 dan sampai akhir tahun 2016 berupa bangunan seluas 22.848,86 m2  (44,52 % dari tanah yang ada). Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soeroto Kabupaten Ngawi adalah rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. Sesuai Kep MenKes RI Nomor : HK.02.03/I/1077/2013 tentang Penetapan Kelas Rumah Sakit,  RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebagai Rumah Sakit Kelas C.

Analisis Situasi

RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi adalah rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dengan sumber daya manusia yang dimiliki RSUD Dr. Soeroto selama tahun 2017 sebanyak 574 orang dengan rincian 351 orang berstatus PNS dan 223 orang berstatus pegawai kontrak. 

RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi sampai akhir tahun 2017 memiliki kapasitas tempat tidur sebaanyak 198 tempat tidur. Jumlah tersebut tidak termasuk tempat tidur untuk tindakan, isolasi, ICU, dan box bayi.

Visi, Misi, Motto RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi

Visi     : Menjadikan rumah sakit yang ramah dan terpercaya bagi masyarakat.

Misi    :   a.    Mewujudkan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang ramah, bermutu, memuaskan dan terjangkau semua lapisan masyarakat dengan SDM yang profesional. 
               b.    Menjamin ketersediaan sarana dan prasarana rumah sakit.
               c.    Mewujudkan pelayanan administrasi perkantoran yang profesional.
               d.   Mewujudkan rumah sakit yang indah, bersih, tertib dan aman dalam rangka menciptakan rumah sakit yang berwawasan lingkungan.

Motto  : Kesembuhan dan kepuasan Anda adalah Kebahagiaan Kami.

 

Falsafah

  1. Responsif    Cepat tanggap dalam menghadapi setiap perubahan
  2. Amanah      Menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab
  3. Manusiawi  Memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan
  4. Aman         Bebas dari rasa takut
  5. Handal       Mampu menjalankan tugas pekerjaan dengan profesional

 

Tujuan dan Sasaran Strategis

  1. Terwujudnya pelayanan kesehatan yang terjangkau segala lapisan masyarakat, berkualitas dari sisi teknis sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit (SPM RS), memuaskan dari sisi teknis (responsiveness/cepat tanggap, communication/komunikasi, tangible/tampilan fisik, dsb) dan kemudahan pelayanan administrasi
  2. Terwujudnya peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana rumah sakit
  3. Terwujudnya pelayanan administrasi perkantoran rumah sakit yang lebih baik
  4. Terwujudnya peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit
  5. Terwujudnya rumah sakit yang indah, bersih, tertib, aman, dan berwawasan lingkungan

 

Zona Integritas

Zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajaran mempunyai komitmen untuk meningkatkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal mencegah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. 

zona-integritas 

MAKLUMAT PELAYANAN

KAMI AKAN MEMBERIKAN PELAYANAN YANG PROFESIONAL, RAMAH, DAN TERJANGKAU

KAMI AKAN MEMBERIKAN PELAYANAN BAGI SIAPAPUN TANPA MEMBEDAKAN

KESEMBUHAN DAN KEPUASAN ANDA ADALAH KEBAHAGIAAN KAMI

 

Maklumat pelayanan kesehatan RSUD dr. Soeroto selengkapnya.

Video mengenai Zona Integritas RSUD dr. Soeroto dilihat di Link 1 dan Link 2 

Logo RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi Beserta Maknanya

RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi baru memiliki logo instansi pada awal tahun 2017 atas prakarsa Dr. Pujiono selaku direktur dan menugaskan seorang perawat yang bernama Sukarmin, AMd Kep. dalam pembuatannya. Adapun logo dan maknanya sebagai berikut:

Garis lingkar hitam luar dan dalam bermakna tekad yang bulat semua unsur untuk memberikan layanan kesehatan, dalam perwujudan layanan kesehatan yang maksimal.

Garis bergelombang rangkap tiga sejajar ditengah bermakna keselarasan antara unsur medis, paramedis, dan non medis untuk bekerja dan berkarya bersama-sama.

Garis kuning dua atau jembatan emas menuju ke atas bermakna tujuan yang luhur untuk menciptakan derajat kesehatan masyarakat yang maksimal. 

Warna hijau ditengah bermakna RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi yang ramah pelayanan dan ramah lingkungan sesuai dengan visi dan misi-nya.

Tulisan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeroto Ngawi bermakna identitas diri.

Warna dasar putih bermakna bersih dan cita-cita yang suci.