Xadmin

Hasil Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan RSUD dr. Soeroto Ngawi Semester 2 Tahun 2025

Untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017. Dalam peraturan tersebut, Survei Kepuasan Masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan pengukuran secara komprehensif mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan publik. Pelaksanaan SKM secara berkala merupakan salah satu bentuk evaluasi kinerja pelayanan publik sekaligus upaya peningkatan mutu layanan yang berkelanjutan.

Survei Kepuasan Masyarakat Semester II Tahun 2025 dilaksanakan di RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi dengan mengacu pada pedoman yang ditetapkan dalam PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2017. Populasi survei merupakan seluruh pengguna layanan RSUD dr. Soeroto dalam periode Oktober 2024 sampai dengan September 2025 dengan jumlah kunjungan sebanyak 193.550 pengguna layanan. Berdasarkan metode penentuan sampel Krejcie & Morgan, jumlah sampel minimal yang dibutuhkan adalah sekitar 384 responden, namun untuk memperoleh representasi yang lebih baik pada seluruh unit pelayanan, jumlah sampel ditingkatkan menjadi 450 responden.

Sebanyak 450 responden tersebut terdiri atas 298 responden pengguna layanan rawat jalan dan 152 responden pengguna layanan rawat inap. Karakteristik responden disajikan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi dan latar belakang pengguna layanan yang menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang memuat sembilan unsur pelayanan sesuai pedoman SKM, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan skala Likert 1–4.

Dengan pelaksanaan survei ini, diharapkan diperoleh gambaran yang objektif mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan RSUD dr. Soeroto Kabupaten Ngawi sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

IKM 2025 Semester 2

Posted by Xadmin in berita, 0 comments

GAMBARAN ACTIVE CASE FINDING TUBERCULOSIS MENGGUNAKAN PORTABLE X RAY DI KABUPATEN NGAWI TAHUN 2026

Author :
              dr. Maurenda Kwadarel Zevalunsa,
              dr. Ichwanul Aminin Sp.Rad 

 

ABSTRACT

Tuberkulosis (TB) hingga saat ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Global Tuberculosis Report 2024, pada tahun 2023 diperkirakan terdapat sekitar 1.090.000 kasus TB di Indonesia dengan 125.000 kematian setiap tahunnya, menempatkan Indonesia sebagai negara dengan beban kasus tertinggi kedua di dunia.

Upaya penanggulangan TB bertujuan melindungi kesehatan masyarakat dari penularan TB agar tidak terjadi kesakitan, kecacatan, dan kematian. Sesuai dengan amanah Peraturan Presiden No. 67 tahun 2021, upaya penanggulangan TB harus dipercepat agar Indonesia dapat mencapai eliminasi TB pada tahun 2030, serta mengakhiri epidemi TB di tahun 2050.

Untuk mencapai eliminasi TB tahun 2030, Kabupaten Ngawi menggunakan portable x ray untuk mendiagnosa TB karena pemeriksaan bacteriologis masih belum menghasilkan penemuan kasus sesuai yang diharapkan.

Pada semester satu tahun 2026, dengan melakukan foto toraks terhadap 444 terduga TB ditemukan positif TB sebanyak 21 orang (4,7%), terbanyak didapat dari pemeriksaan foto toraks karena adanya gejala pada penderita.

 

Continue reading →
Posted by Xadmin in artikel, 0 comments

Kotrimoksazol sebagai Pilihan Terapi Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak

dr.Muhammad Amin, MKed.Klin, SpMK
Ketua KPRA RSUD dr Soeroto Ngawi

Terkadang hasil kultur infeksi kulit dan jaringan lunak yang terjadi pada pasien dengan DM menunjukkan kuman penyebab yang sensitif hanya dengan kotromoksasol. Hal ini menimbulkan keraguan oleh karena dia merupakan antibiotik oral yang bersifat bakteriostatik. Apakah profil farmakokinetiknya cukup baik untuk menjadi pilihan terapi definitif ?

Continue reading →
Posted by Xadmin in artikel, 0 comments

Peran Mamografi dalam Skrining Kanker Payudara: Sebuah Tinjauan Literatur

dr. Maurenda Kwadarel Zevalunsa

 

Definisi Kanker Payudara

Kanker yang paling sering terjadi pada wanita adalah kanker payudara.1 Kanker payudara merupakan salah satu penyakit keganasan yang diakibatkan oleh proliferasi abnormal tak terkontrol sel-sel payudara. Proliferasi tersebut dapat terjadi di lobulus, duktus, jaringan ikat, maupun lemak payudara.2 Terjadinya kanker payudara dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, seperti jenis kelamin, usia, hormon estrogen, riwayat keluarga, mutasi genetik, dan gaya hidup tidak sehat.3 Deteksi dini melalui prosedur skrining merupakan salah satu pilar dalam pencegahan morbiditas dan mortalitas akibat kanker payudara melalui deteksi tumor pada stadium awal yang terlokalisasi dan dapat disembuhkan.3 Pencegahan terhadap penyakit ini sangatlah penting untuk dilakukan. Beberapa tindakan untuk deteksi dini kanker payudara yaitu periksa payudara sendiri (SADARI), periksa payudara klinis (SADANIS) dan mammografi. Skrining kanker payudara adalah pemeriksaan atau usaha untuk menemukan abnormalitas yang mengarah pada kanker payudara pada seseorang atau kelompok orang yang tidak mempunyai keluhan. Metode skrining yang terbukti efektivitasnya sampai saat ini adalah skrining mammografi.

 

Continue reading →
Posted by Xadmin in artikel, 0 comments